Filed under: sheera
Pernahkah tiba-tiba saja ada orang datang menghampiri, mengajak berkenalan, dan tidak lama kemudian mulai membicarakan ‘kepercayaan’ ?
Hmm… suatu hal yang sangat sensitif menurut gw. Sebuah alarm langsung bergema di kepala, meskipun gw melihat bahwa 2 cewek ini bertampang baik. “Don’t judge a book by it’s cover”. Dan benar aja, nggak lama kemudian orang ini langsung mulai mengeluarkan pertanyaan yang memprovokasi, “Apa sih tujuan kamu hidup?”, “Apa tujuan kamu diciptakan ?”. What the hell ? Yeah right, like i wanna share it with you, stranger !!! Tapi itu cuma gw ucapkan dalam hati aja, gw masih berusaha untuk sopan. Kemudian gw berkelit kalau gw mo pergi ke tempat lain.
Nggak lama, teman gw cerita, kalo sekarang ini lagi marak yang namanya Multi Level Marketing (MLM) yang beraliran sesat, memprovokasi orang untuk tidak beribadah dengan benar, bahkan ada yang mengajarkan bahwa membunuh itu dihalalkan, dan anggotanya dipungut iuran. Semua itu jelas nggak benar… Hati gw miris banget waktu denger hal ini. Apa manusia segitu bodohnya ? Apa dunia ini udah sebegitu hancurnya, sehingga intelegensi manusia digunakan untuk semakin menghancurkan moral dirinya sendiri ?
‘manusia’ yang bergabung dengan hal seperti itu adalah manusia yang merasa dirinya pintar, padahal sesungguhnya bodoh. Sekarang, semuanya kembali ke diri masing2. Apa kamu termasuk orang yang bodoh ? Ketika akal sehatmu merasa bahwa itu salah, maka berontak lah.
Filed under: sheera
Saya terinspirasi oleh seseorang, yang menjadikan saya lebih ‘berpikir’.
Sebuah perspektif yang membuat saya melihat, bahwa dunia ini bukan sekedar kasat mata saja. Sebelumnya, saya melihat dunia sebagai realitas menyenangkan dunia ABG. Ada sebuah filosofi yang selalu ditekankan kepada saya, “Anda mempunyai kehidupan, jadi jalanilah, dan cobalah untuk menonjol.”
Dengan naif, saya menganggap bahwa “menonjol” disini berarti berprestasi di sekolah, menjadi anak gaul di kalangan teman-teman, memakai fashion yang up to date, dan seorang gadgeters. Well, semua itu salah… ‘the world isn’t that naive’.
Berprestasi di sekolah belum tentu berprestasi di masyarakat. Gaul , fashionable, dan gadgeters bukan berarti dikagumi.
Saya dengan perspektif yang baru memahami bahwa “menonjol” berarti bisa menjadi seseorang yang berguna, seorang penggerak, seorang creator, seorang yang berkarakter dan prinsipil. Tidak duduk termangu melihat dunia sebagai sesuatu yang konstan, tapi melihat bahwa dunia ini berevolusi, dan bergerak mengikutinya. Hmm, berat memang… Tapi Tuhan memberikan hidup ini hanya satu kali, dan saya ingin menjalaninya dengan tidak biasa.
I don’t wanna be just a plain milk, i could be more sweet with sugar, i could be more nutritious with honey, i could be everything than ordinary…
why milk ? Haha… dunno, that’s the first thing pop up in my mind… ^^