naive alibi from the cutie


mengapa mereka seperti itu ?
May 12, 2007, 5:24 pm
Filed under: sheera, the book club

Dalam kehidupan sehari-hari, saya banyak menjumpai orang saling berselisih paham. Selisih antara teman, anak dengan orang tuanya, sesama saudara, dan lainnya. Termasuk saya sendiri, saya pun pernah berselisih paham dengan orang lain. Biasanya saya kesal, menyalahkan orang lain, dan berpikir bahwa sayalah yang benar karena saya berperilaku begini, dan orang lain begitu. Tetapi lama kelamaan, setelah suasana menjadi lebih dingin, saya pun meragukan diri sendiri. Apa saya benar? Apalagi ketika saya berselisih dengan ibu, dengan sahabat ketika masa sekolah menengah, saya pun merasakan penyesalan dalam diri sendiri. Tidak peduli benar atau salah, saya mengecewakan orang yang dekat dengan saya, orang yang saya sayangi. Belakangan ini, saya mendapat sebuah pendapat bijaksana tentang perbedaan tersebut dari seorang susanna tamaro.

Anak-anak muda tidaklah egois, sama halnya orang tua tidaklah bijaksana. Usiamu tidak ada hubungannya dengan kedangkalan dirimu, ini hanyalah masalah jalan hidup yang kau ambil. Saya tidak ingat dimana, tapi belum lama ini saya membaca peribahasa orang Indian yang mengatakan “Sebelum menghakimi orang, berjalanlah selama tiga bulan dengan mengenakan sepatunya”. Dilihat dari luar, banyak kehidupan tampaknya keliru, irasional, gila. Bila kita memandang dari luar, begitu mudahnya orang menyalahpahami orang lain, hubungan-hubungan mereka. Hanya dengan melihatnya lebih dalam, hanya dengan berjalan tiga bulan dengan sepatu mereka, kita dapat memahami motivasi, perasaan, serta apa yang menggerakkan seseorang melakukan sesuatu dan bukan yang lainnya.

Mungkinkah kau akan mengenakan sandalku ?


3 Comments so far
Leave a comment

nyum.. bahasa lo berat sekale.. gua ampir ga ngerti 50% nya hehe…

Comment by yenny parker

heheh…lo terinspirasi si susanna ya… pantes aja! gw bisa merasakan lo lagi mencoba ‘mengenakan sepatu’ orang.. “)

good job.. teruskan nyum!

Comment by idiot (vega)

haha… sebenernya gw cuma mencoba melihat dari sisi orang lain aja, baru gw mengerti kenapa dia begini dan dia begitu. walaupun kadang ada hal yg nggak gw ngerti, tapi gw memilih diam. baru sekarang pepatah ‘diam itu emas’ berarti dalam hidup gw. ^^

Comment by cutiealibi




Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>